Postingan

Menampilkan postingan dengan label BATASI EKSPOR TAMBANG

JOKOWI STOP EKSPOR MENTAH TEMBAGA SEGER!

Gambar
                  JOKOWI STOP EKSPOR MENTAH TEMBAGA SEGER!   Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa dirinya akan segera mengumumkan kebijakan penghentian ekspor mentah tembaga, mengikuti langkah serupa yang sudah berlaku untuk nikel disusul bauksit per Juni nanti.   “Saya sudah sampaikan di Desember kemarin bauksit stop bulan Juni. Nanti sebentar lagi mau saya umumkan lagi tembaga stop tahun ini. Stop,” kata Jokowi saat menjadi pembicara kunci dalam Mandiri Investment Forum 2023 dilansir ANTARA, RABU (1/2/2023).   Jokowi menjelaskan bahwa pertimbangannya untuk menghentikan ekspor tembaga didasari hasil tinjauannya atas progres pembangunan fasilitas pemurnian (smelter) milik PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur, serta fasilitas serupa lain yang juga dibangun di Nusa Tenggara Barat (NTB).   “Saya cek kemarin smelternya Freeport dan smelter yang ada di NTB sudah lebih dari 50 persen jadi, Freeport itu sudah 51 persen...

LAKSANA TANGAN BESI, JOKOWI TEBAS RIBUAN TAMBANG 'NGANGGUR'

Gambar
              LAKSANA TANGAN BESI, JOKOWI TEBAS RIBUAN TAMBANG 'NGANGGUR'   Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menggebrak dunia pertambangan Indonesia, nyali para pemilik perusahaan pertambangan mineral dan batu bara dibuat ciut oleh kebijakannya di awal tahun 2022 ini tepatnya bulan Januari 2022.   Gebrakan Presiden Jokowi menjadi rentetan peristiwa besar dan penting di tahun 2022 ini. Karena Jokowi berani mencabut 2.078 Izin Usaha Pertambangan (IUP) baik mineral maupun batu bara.   Kebijakan Presiden Jokowi laksana 'tangan besi' dalam artian positif sebagai pemimpin negara ini. Tangan besi yang dimaksudkan adalah Presiden Jokowi berani dan tegas menindak ribuan tambang yang saat ini tidak memberikan manfaat kepada negara.   Maklum, ribuan pemegang IUP pertambangan tersebut tidak pernah menyampaikan rencana kerjanya, padahal izin usahanya sudah bertahun-tahun diberikan. Sehingga, pemerintah tidak mengetahui pemanfaatan sumber daya al...

Tegas! Jokowi Tantang Semua Negara Gugat Larangan Ekspor Bahan Mentah RI

Gambar
  Tegas! Jokowi Tantang Semua Negara Gugat Larangan Ekspor Bahan Mentah RI   Presiden Jokowi menantang semua negara yang merasa dirugikan atas kebijakan larangan ekspor bahan mentah RI untuk menggugatnya ke WTO.   Ia mengatakan gugatan itu tak akan menyurutkan langkahnya sebagai pemimpin Indonesia.   "Meskipun kita digugat, tidak apa-apa. Nikel digugat, ini nanti yang kita umumkan hari ini digugat lagi, tidak apa-apa. Suruh gugat terus. Yang kedua digugat belum rampung, ketiga kita setop lagi. Digugat, tidak apa-apa," katanya dalam Outlook Perekonomian Indonesia 2023 di Jakarta, Rabu (21/12).   Jokowi hari ini mengatakan akan mengumumkan larangan ekspor salah satu komoditas mulai Rabu (21/12). Hal itu dilakukan demi menciptakan hilirisasi sehingga dapat menambah nilai tambah bagi Indonesia.   "Hari ini akan kita tambah lagi. Kalau kemarin stop nikel. Hari ini nanti akan kita umumkan lagi satu komoditas yang kita miliki. Setelah dari sini...

JOKOWI PUTUSKAN LARANGAN EKSPOR BIJIH BAUKSIT MULAI JUNI 2023

Gambar
  JOKOWI PUTUSKAN LARANGAN EKSPOR BIJIH BAUKSIT MULAI JUNI 2023   Pemerintah memutuskan melakukan pelarangan ekspor bijih bauksit sekaligus mendorong industri pengolahan dan pemurnian bauksit di dalam negeri. Kebijakan pelarangan tersebut akan mulai diberlakukan pada Juni 2023.   Kebijakan tersebut diumumkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataan persnya, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/12/2022).   “Saya ulangi, mulai Juni 2023 pemerintah akan memberlakukan pelarangan ekspor bijih bauksit dan mendorong industri pengolahan dan pemurnian bauksit di dalam negeri,” ujar Presiden.   Dari industrialisasi bauksit di dalam negeri ini, kata Kepala Negara, diperkirakan pendapatan negara akan meningkat dari Rp21 triliun menjadi sekitar kurang lebih Rp62 triliun.   Presiden menegaskan, pemerintah terus berusaha untuk meningkatkan industri pengolahan sumber daya alam di dalam negeri. Pemerintah juga akan terus mengurangi ekspor b...

JOKOWI TEGAS! INDONESIA TIDAK MAU DIPAKSA SOAL EKSPOR

Gambar
    JOKOWI TEGAS! INDONESIA TIDAK MAU DIPAKSA SOAL EKSPOR   Presiden Jokowi menegaskan Indonesia tidak mau dipaksa-paksa termasuk dalam mengekspor sumber daya alam yang dapat diolah di dalam negeri.   "Masa-masa kolonial telah meninggalkan trauma panjang bangsa kita. Kita dipaksa kerja paksa, kita dipaksa tanam paksa. Saat ini kita tidak mau dipaksa-paksa, termasuk kita tidak mau dipaksa untuk ekspor paksa," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan virtual dalam acara Rapat Terbuka Peringatan Dies Natalis ke-73 UGM di Grha Sabha Pramana, UGM, Sleman, Senin (19/12/2022).   Di dalam KTT ASEAN-Uni Eropa, kata Presiden, Indonesia telah mempertegas posisinya bahwa dalam kerja sama antarnegara tidak sekadar untuk maju bersama tetapi juga maju setara.   Dengan demikian, kata dia, tidak ada satu pihak pun yang berhak memaksakan kehendak dan menggunakan standarnya untuk dipaksakan ke pihak lain.   Menurut Jokowi, Indonesia berpeluang menjadi lumbung pangan...

2 LANGKAH STRATEGIS JOKOWI HADAPI GUGATAN NIKEL DI WTO

Gambar
                  2 LANGKAH STRATEGIS JOKOWI HADAPI GUGATAN NIKEL DI WTO   Pascakekalahan Indonesia di Badan Penyelesaian Sengketa di WTO, Presiden Joko Widodo atau Jokowi tetap tidak menyerah sebab kebijakan hilirisasi sumber daya alam demi kepentingan nasional.   Presiden Jokowi telah mengeluarkan dua langkah penting dan strategis. Pertama, Indonesia akan mengajukan banding usai kalah di WTO. Kedua, ada kemungkinan pemerintah menaikkan pajak ekspor bijih nikel sebagai cara untuk melanjutkan hilirisasi salah satu mineral logam tersebut.   Merespon hal tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI Abdul Wahid mendukung penuh langkah Presiden Jokowi dalam merespons kekalahan gugatan dari Uni Eropa terhadap kebijakan hilirisan dan pelarangan ekspor bijih nikel.   Menurut Abdul Wahid, dua langkah yang diambil oleh Presiden Jokowi dalam menghadapi keputusan WTO sudah tepat. Yakni menaikkan pajak ekspornya dan melakukan banding sambil me...

BATASI EKSPOR TAMBANG, JOKOWI TIDAK PERDULI DI MUSUHI BANYAK NEGARA

Gambar
                   Pemerintah berencana menambah daftar komoditas tambang yang akan masuk larangan ekspor mentah. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Sarasehan 100 Ekonom Indoesia 2022 di Jakarta.   Sebelumnya, Jokowi telah menutup keran ekspor mentah nikel sejak 3 tahun lalu. Sebagai upaya realisasi dan memacu hilirisasi berbasis sumber daya alam (SDA) di dalam negeri.   "Tahun ini, stop (ekspor) timah. Tahun depan bauksit, ke depannya lagi, tembaga. Tiga tahun lalu, kita stop nikel, kita bangun industrinya di dalam negeri dan mulai terlihat hasilnya" kata Jokowi dikutip Senin (12/9/2022).   Dia memaparkan, nilai ekspor nikel Indonesia terbilang kecil, sekitar US$ 1,1 miliar karena hanya berupa nikel mentah. Dengan hilirisasi, nikel memiliki nilai tambah hingga mendongkrak nilai ekspor hingga 19 kali lipat menjadi US$ 20,9 miliar tahun 2021.   Jokowi memang berulang kali menegaskan agar hil...