Postingan

Menampilkan postingan dengan label PERANG RUSIA DAN UKRAINA

SATU KOMANDO JOKOWI Jokowi: PBB Harus Terus Mendorong agar Perang Segera Dihentikan

Gambar
SATU KOMANDO JOKOWI Jokowi: PBB Harus Terus Mendorong agar Perang Segera Dihentikan   Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong ASEAN dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara berkelanjutan memperkuat kolaborasi demi menjaga perdamaian baik di kawasan maupun dunia. Hal itu disampaikan Jokowi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-PBB ke-12 di Phnom Penh, Kamboja, Jumat (11/11/2022) kemarin.   Jokowi mencontohkan salah satu yang bisa ditempuh adalah memperkuat mekanisme komunikasi dan dialog. Seperti hotline antara Sekretaris Jenderal PBB dengan jajaran Menteri Luar Negeri negara-negara anggota ASEAN.   "Hotline antara Sekjen PBB dan Menlu ASEAN perlu dibentuk untuk mendeteksi dini dan merespons secara cepat berbagai potensi tantangan kawasan yang berdampak global maupun sebaliknya. Kolaborasi ASEAN-PBB harus diperkuat demi perdamaian kawasan dan dunia," katanya dikutip dari Antara, Sabtu (12/11/2022).   Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga m...

JOKOWI: 19.600 ORANG KELAPARAN TIAP HARI, PERANG RUSIA DAN UKRAINA TERBUKTI MENJADI BIANG KEROK PEMICU KRISIS

Gambar
                        Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut dampak dari rentetan krisis pangan yang diakibatkan perang Rusia-Ukraina nyata. Jokowi menyebut, puluhan ribu orang kini setiap hari kelaparan.   Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan pengarahan acara BUMN Startup Day Tahun 2022 yang disiarkan secara live streaming di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (28/9/2022).   "Sekarang ini, baru saja saya dapat angka. 19.600 orang setiap hari mati kelaparan karena krisis pangan, tapi itu dunia," kata Jokowi.   Jokowi menyebut perang Rusia dan Ukraina terbukti menjadi biang kerok utama ketidakpastian dunia pada tahun ini. Perang telah memicu berbagai macam krisis, mulai dari krisis energi, pangan, hingga sektor keuangan.   "Krisis pangan, krisis energi, krisis finansial, covid yang belum pulih, dan akibatnya kita tahu sekarang ini," kata Jokowi.   Jokowi kemudian membuka tabir pertemuannya ...