3 TOPIK BESAR DAN MANFAAT KTT G20
3 TOPIK BESAR DAN MANFAAT KTT G20
Tahukah kamu Presidensi G20 membahas
tentang apa? Sebagai pemegang Presidensi Group of 20 (G20) tahun 2022,
Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan rangkaian kegiatan G20 dengan puncaknya
KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022.
Lantas, apa saja yang dibahas dalam
Presidensi G20 Indonesia? Simak informasi lengkapnya seperti dilansir situs
resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia berikut ini.
3 Topik Besar
Presidensi G20 Indonesia
Sebagai Presidensi G20, Indonesia
mengusung tema "Recover Together, Recover Stronger". Tema ini
diangkat mempertimbangkan kondisi dunia yang masih dalam tekanan akibat pandemi
COVID-19, memerlukan suatu upaya bersama dan inklusif, dalam mencari jalan
keluar atau solusi pemulihan dunia.
Untuk mencapai target tersebut,
Presidensi G20 Indonesia fokus pada tiga topik prioritas yang dinilai menjadi
kunci bagi pemulihan yang kuat dan berkelanjutan. Terkait Presidensi G20 membahas
tentang apa, berikut ini 3 topik besar Presidensi G20 di Indonesia:
1. Penguatan
arsitektur kesehatan global
Berkaca dari pandemi yang saat ini masih
berlangsung, arsitektur kesehatan global akan diperkuat. Tidak hanya untuk
menanggulangi pandemi saat ini, namun juga untuk mempersiapkan dunia agar dapat
memiliki daya tanggap dan kapasitas yang lebih baik dalam menghadapi krisis
kesehatan lain ke depannya.
2. Transformasi
digital
Transformasi digital merupakan salah
satu solusi utama dalam menggerakkan perekonomian di kala pandemi, dan telah
menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang baru. Untuk itu, Presidensi
Indonesia akan berfokus kepada peningkatan kemampuan digital (digital skills)
dan literasi digital (digital literacy) guna memastikan transformasi digital
yang inklusif dan dinikmati seluruh negara.
3. Transisi
energi
Guna memastikan masa depan yang
berkelanjutan dan hijau dan menangani perubahan iklim secara nyata, Presidensi
Indonesia mendorong transisi energi menuju energi baru dan terbarukan dengan
mengedepankan keamanan energi, aksesibilitas dan keterjangkauan.
Perihal Presidensi G20 membahas tentang
apa ini mengantarkan pada pertanyaan, manfaat apa yang diperoleh dari Presiden
G20 bagi Indonesia? Dengan serangkaian kegiatan Presidensi G20 sepanjang tahun
ini, terdapat berbagai manfaat strategis bagi Indonesia, mulai dari aspek
ekonomi, politik luar negeri, maupun pembangunan sosial.
Berikut ini
beberapa manfaat Presidensi G20 bagi Indonesia:
Di bidang ekonomi: mampu berdampak
langsung bagi perekonomian, melalui peningkatan penerimaan devisa negara.
Di bidang politik: dapat mendorong kerja
sama dan menginisiasi hasil konkret pada ketiga sektor prioritas, yang
strategis bagi pemulihan.
Di bidang pembangunan ekonomi dan sosial
berkelanjutan: menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa 'Indonesia is open for
business' dengan menampilkan kemajuan pembangunan Indonesia dan potensi
investasi di Indonesia.
Selain itu, Presidensi G20 Indonesia
berpeluang menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah karena
berkontribusi bagi sektor pariwisata, akomodasi (perhotelan), transportasi, dan
ekonomi kreatif, serta UMKM lokal.
Untuk diketahui, puncak rangkaian
kegiatan Presiden G20 Indonesia adalah pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20
Bali. KTT G20 adalah pertemuan Kepala Pemerintahan/Negara anggota G20 yang
tergabung dalam forum kerja sama internasional yang dihadiri 20 negara anggota
G20.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo
(Jokowi) mengatakan sudah ada 17 negara yang mengkonfirmasi kehadirannya di KTT
G20 Bali. Namun, Jokowi tidak merinci siapa saja pemimpin negara yang akan
hadir.
"Saya kira dalam posisi normal tuh
biasanya 17-18, ini posisi yang tidak normal, dunia sangat sulit, semua negara
sangat sulit, kalau kehadirannya sampai sejumlah itu saya kira sudah sangat
bagus," ujar Jokowi dalam video di akun YouTube Sekretariat Presiden,
Selasa (8/11).
Demikian penjelasan tentang Presidensi
G20 membahan tentang apa beserta manfaatnya. Semoga bermanfaat!

Komentar
Posting Komentar