ANIES MENINGGALKAN BEBAN BERAT BAGI JAKARTA
ANIES MENINGGALKAN BEBAN BERAT BAGI JAKARTA
Kepala Unit
Pelaksana Teknis (UPT) Tanah, Roedito proyek saringan sampah Kali Ciliwung yang
telah dimulai di era Gubernur Anies Baswedan masih menunggu revisi peta bidang
dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Saat ini
sedang masih menunggu berita acara revisi Peta Bidang dari BPN, lebih tepatnya
di BPN Jakarta Timur,” kata dia saat dihubungi, Selasa, 20 Desember 2022.
Selain itu,
kata Roedito, Dinas Sumber Daya Air (SDA) sudah mengajukan nota dinas kepada
Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengenai masalah proyek sengketa tanah.
Isi nota dinas tersebut berupa laporan mengenai kronologis mengapa belum
dibebaskan.
“Apabila
sudah ada pembebasan tanah (proyek) akan dilanjutkan, Dinas SDA sudah
mengajukan nota dinas ke Pj Gubernur terkait hal ini,” jelasnya.
Ia
menjelaskan, pada Desember 2021 peta inventarisasi terbit. Namun, pada November
2022 terdapat sanggah dari warga.
Kemudian,
April 2022, melakukan peninjauan ulang terhadap sanggah, dan Juli 2022
dilakukan pengukuran ulang oleh BPN Timur. Lalu pada Oktober 2022 peta
Inventarisasi terbit.
“Tahapan
pengadaan tanah masih menunggu BA Revisi Peta Bidang Tanah dari BPN Timur,” ungkap
dia.
Ahli
waris klaim belum terima kompensasi
Sebelumnya,
juru bicara ahli waris dari pemilik tanah, Nazarudin, mengatakan sampai saat
ini belum mendapatkan kompensasi dari pemerintah DKI.
"Sampai
saat ini kami (ahli waris) belum menerima sepersen pun pembayaran. Belum
dibayarkan, alat berat sudah datang di sini, kami belum dibayar," kata dia
di Jakarta, Rabu, 15 Desember 2022.
Dia
menyebutkan, lahan untuk pembangunan saringan sampah itu merupakan milik
mendiang ayahnya, H. Azhari. Luas tanah para ahli waris mencapai sekitar 9.600
meter persegi. Sementara lahan yang terkena proyek seluas 6 ribu meter persegi.
Spanduk
penolakan proyek saringan sampah Kali Ciliwung di Jalam TB Simatupang Kelurahan
Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat 16 Desember 2022. TEMPO/Ami
Heppy S
Gubernur DKI
Jakarta Anies Baswedan telah meresmikan dimulainya pembangunan proyek saringan
sampah Kali Ciliwung pada Senin, 26 September 2022. Anies mengatakan fasilitas
penyaringan sampah yang ditempatkan di badan Kali Ciliwung itu mampu mengurangi
beban sampah di Pintu Air Manggarai secara signifikan.
Proyek
tersebut memiliki nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) paket sebesar Rp 197,1
miliar yang dialokasikan dalam APBD DKI 2022. Proyek yang diresmikan di akhir
masa jabatan Anies Baswedan ini ditargetkan rampung pada Desember 2022 dan
beroperasi Januari 2023.
Dinas
Lingkungan Hidup DKI buka suara
Kepala Dinas
Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menanggapi kisruh sengketa lahan
untuk proyek saringan sampah Kali Ciliwung pada segmen Jalan TB Simatupang,
Jakarta Selatan. Menurut dia, pembebasan lahan di area proyek tersebut
merupakan tanggung jawab Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI.
“Pembebasan
tanahnya dilakukan oleh Dinas SDA,” kata dia saat ditemui di Ruang Pola Balai
Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Desember 2022.
Asep
mengakui pembangunan saringan sampah pada segmen Jalan TB Simatupang memang
terlambat lantaran masalah pembebasan lahan. Pembangunan fisik saringan sampah
Ciliwung, kata dia, sempat mandek hampir tiga bulan.
“Kalau
progres memang terlambat, karena memang pembebasan lahannya masih belum selesai
oleh Dinas SDA. Jadi, kami juga terhambat,” jelas dia.

Komentar
Posting Komentar