Horor! Fahri Hamzah Sebut Anies Dan Cak Imin Bakal Jadi Tersangka Setelah Pilpres
Horor! Fahri Hamzah Sebut Anies Dan Cak Imin
Bakal Jadi Tersangka Setelah Pilpres
Politisi
partai Gelora Fahri Hamzah menyebut jika usai Pilpres, Anies Baswedan dan Cak
Imin bakal jadi tersangka.
Sebelumnya,
Fahri Hamzah pun sempat berkicau melalui akun X pribadinya jika bakal ada
capres dan cawapres yang akan menjadi tersangka usai pilpres.
Bahkan Fahri
Hamzah pun sempat menantang untuk taruhan, terkait pandanganya soal capres dan
cawapres yang akan jadi tersangka, dan kini dengan tegas ia menyebut jika itu
adalah Anies Baswedan dan Cak Imin.
"Yang
tersangka usai pilpres ini namanya Anies Baswedan dan Muhaimin (Cak
Imin)," ujar Fahri Hamzah dikutip kilat.com dari akun TikTok @ompunet.
Jika kondisi
terbalik di mana Anies Baswedan dan Cak Imin yang menang di Pilpres, Fahri
Hamzah mengatakan tidak ada capres dan cawapres yang bakal jadi tersangka.
"Nggak
ada, karena tidak pernah di periksa," tegas Fahri Hamzah.
"Orang
ini (Prabowo) sudah beroposisi lebih 40 tahun dan enggak pernah masuk
penjara," timpalnya lagi.
Pernyataan
Fahri Hamzah yang menyebut bahwa Anies Bswedan dan Cak Imin bakal jadi
tersangka ini muncul dalam diskusinya dengan sejumlah aktivis di Bima Nusa
Tenggara Barat.
Bermula dari
pertanyaan dari salah satu lawan dismusi yang bertanya pada Fahri Hamzah
terkait kegagalan Prabowo.
Kegagalan
yang dimaksud dalam diskusi tersbut adalah tentang proyek Food Estate yang
dikerjakan oleh Kemenhan yang menterinya adalah Prabowo.
Bak yakin
dengan pandangannya, Fahri Hamzah menyebut jika tidak pernah ada fakta
kegagalan Prabowo dalam proyek tersebut.
Sehingga,
kata dia, Anies Baswedan dan Cak Imin lah yang nantinya bakal jadi tersangka
usai pilpres.
Fahri Hamzah
pun menyebut jika penanya dengan istilah bayes yang tidak suka pada Jokowi
namun akhirnya membenci Prabowo.
Pandangan
Fahri Hamzah soal adanya capres dan cawapres akan jadi tersangka ini sebelumnya
sempat memunculkan pertanyaan, namun ternyata teejawab bahwa itu adalah Anies
Baswedan dan Cak Imin.

Komentar
Posting Komentar